Jumat, 31 Desember 2010

Pesan Warren Buffet, Orang Terkaya di Dunia





Berikut ini adalah wawancara yang pernah ia lakukan dengan CNBC. Dalam wawancara tersebut ditemukan beberapa aspek menarik dari hidupnya : Ia membeli saham pertamanya pada umur 11 tahun dan ia sekarang menyesal karena tidak memulainya dari masih muda. Pesan : Anjurkan anak anda untuk berinvestasi [ Encourage your children to invest ]

Ia membeli sebuah kebun yang kecil pada umur 14 tahun dengan uang tabungan yang didapatinya dari hasil mengirimkan surat kabar. Pesan : Dorong Anak Anda untuk mulai belajar berbisnis [ Encourage your children to start some kind of business ]

Ia masih hidup di sebuah rumah dengan 3 kamar berukuran kecil di pusat kota Ohama, yang ia beli setelah ia menikah 50 tahun yang lalu. Ia berkata bahwa ia mempunyai segala yang ia butuhkan dalam rumah itu. Meskipun rumah itu tidak ada pagarnya. Pesan : Jangan membeli apa yang tidak dibutuhkan, dan dorong Anak Anda berbuat yang sama. [ Don’t buy more than what you “really need” and encourage your children to do and think the same ]

Ia selalu mengemudikan mobilnya seorang diri jika hendak bepergian dan ia tidak mempunyai seorang supir ataupun keamanan pribadi. Pesan : Jadilah apa adanya. [ You are what you are ]



Ia tidak pernah bepergian dengan pesawat jet pribadi, walaupun ia memiliki perusahaan pembuat pesawat jet terbesar di dunia. Pesan : Berhematlah [ Always think how you can accomplish things economically ]

Berkshire Hathaway, perusahaan miliknya, memiliki 63 anak perusahaan. Ia hanya menuliskan satu pucuk surat setiap tahunnya kepada para CEO dalam perusahaannya, menyampaikan target yang harus diraih untuk tahun itu. Ia tidak pernah mengadakan rapat atau menelpon mereka secara reguler. Pesan : Tugaskan pekerjaan kepada orang yang tepat [ Assign the right people to the right jobs ]

Ia hanya memberikan 2 peraturan kepada para CEOnya. Peraturan nomor satu adalah : Jangan pernah sekalipun menghabiskan uang para pemilik saham. Peraturan nomor dua : Jangan melupakan peraturan nomor satu. Pesan : Buat Tujuan yang jelas dan yakinkan mereke untuk fokus ke tujuan. [ Set goals and make sure people focus on them ]

Ia tidak bersosialisasi dengan masyarakat kalangan kelas atas. Waktu luangnya di rumah ia habiskan dengan menonton televisi sambil makan pop corn. Pesan : Jangan Pamer, Jadilah diri sendiri & nikmati apa yang kamu lakukan [ Don’t try to show off, just be your self and do what you enjoy doing ]

Bill Gates, orang terkaya di dunia bertemu dengannya untuk pertama kalinya 5 tahun yang lalu. Bill Gates pikir ia tidak memiliki keperluan yang sangat penting dengan Warren Buffet, maka ia mengatur pertemuan itu hanya selama 30 menit. Tetapi ketika ia bertemu dengannya, pertemuan itu berlangsung selama 10 jam dan Bill Gates tertarik untuk belajar banyak dari Warren Buffet. Warren Buffet tidak pernah membawa handphone dan di meja kerjanya tidak ada komputer.


Berikut ini adalah nasihatnya
untuk orang-orang yang masih muda:



Hindarilah kartu kredit dan berinvestasilah untuk diri Anda sendiri dan ingat : Uang tidak menciptakan orang tetapi oranglah yang menciptakan uang. Hiduplah secara sederhana. Jangan lakukan apa yang orang lain katakan, dengarkanlah mereka, namun lakukan apa yang menurut Anda baik. Jangan memaksakan diri untuk memiliki barang-barang bermerk, pakailah apa yang sekiranya nyaman bagi Anda. Jangan memboroskan uang Anda untuk hal-hal yang tidak diperlukan; gunakanlah uang untuk membantu mereka yang kekurangan. Biar bagaimana pun orang lain tetap tidak dapat mengatur hidup Anda sendiri. Andalah yang mengendalikan hidup Anda sepenuhnya.

Read More……

Kamis, 30 Desember 2010

Foto-foto Semifinal I & Final II di GBK Tahun 2010


href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiBnC9svNNUCj-1kPTW3fP2hm69oNYnsfTdVTOJ1zPG3v6XQRZvhtUQ5oyYedRGd1zfFB_X7L_p5Mr1u7ECbrqjkUsXWAsLLU4uYQP_UuDF34pCfwhPraRgdXvG3JA6j95Pve6h1xfdi60/s1600/DSC00227.JPG">

















Read More……

Final Leg II Stadion GBK 29 Desember 2010 Indonesia vs Malaysia




Ayo putra bangsa
Harumkan negeri ini
Jadikan kita bangga
Indonesia
Jayalah negaraku
Tanah air tercinta
Indonesia raya
Jayalah negaraku
Tanah air tercinta
Indonesia raya
Reff :
Garuda di dadaku
Garuda kebanggaanku
Ku yakin hari ini pasti menang..
Kobarkan semangatmu
Tunjukkan keinginanmu
Ku yakin hari ini pasti menang..


Wow….. fantastis banget ya itu lirik lagunya, akhirnya bangtoyip sama temen2 nonton juga di GBK Final Piala AFF 2010 tgl 29 Desember 2010. antara Indonesia vs Malaysia

Bukan hanya perjuangan Timnas aja yg berat (Leg I kalah 3-0), perjuangan gw juga berat euy....napa??? cari tiketnya susehhhh……benerrrr.

Dari tgl 24 des’10 bangtoyip ud kerahkan seluruh intel dari berbagai kesatuan dan para sipil bersenjata untuk dapetin tiket finalnya, ampe gw berfikir mau sewa FBI buat Bantu cari tiket hahahahaha…..

Tgl 29 desember 2010 jam 3 sore, ada Calo tiket nih dateng ke ktr hahahahahaha.....
Wahhhh seneng banget kita semua deh, mana murah lagi cm Rp. 75.000,- saja.....
Nih calo ga banyak2 ambil untungnya karna istrinya juga kerja di kantor bareng sama gw hahahahaa........

Dengan iringan doa dari temen2 yg tidak berani ikut nonton langsung, kita berangkat deh....5 motor kita konvoi....dari gading menuju ke senayan.....begitu sampe halangan demi halangan menghampiri kita.....tapi karna Garuda di dadaku lah yg membuat gw sama temen2 nekattttt abeissssss nerobos pagar betis petugas kepolisian, apalagi kita udah pada pake atribut Timnas + tato2an (tempelan) gambar merah putih, tp gw liat ada org pake tempelannya bukan bendera merah putih tp tulisan lunas hahahahahaha...ada2 aja tuh org, gw kira cm gw aja yg geblek taunya ada yg lebih geblek hahahahaha......

Akhirnya dapet juga pintu 8 tempat dimana yg tertera di tiket...aduhhh sayangnya sepupu gw lom nongol2 juga nih, sedangkan tiket dia ada di gw....




Dengan berusaha menelpon dia ga masuk2, akhirnya gw tinggal aja masuk ke dlm pas gw ud di atas (tribun) signal tlp baru dpt, sepupu gw tlp baru masuk terpaksa gw turun naik tangga dari bawah ampe ke tribun 3x mennn....sadis banget deh, hanya orang2 yg terlatih lah yg bisa melakukannya hahahahaha minimal pernah sekolah PARA Komando lah baru sanggup kaya gw ini, ya walau banyak bolosnya tp kan gw lulusan PARA Komando.

Lalu, cobaan lom mau pergi dari kita, setelah kita terpisah satu dengan yg lain, cobaan yg paling merugikan adalah ga bisa masuk ke dlm tribunnya krn ud padat banget orang di dalem....akhirnya kita hanya bisa menyaksikan dari layar lebar yg di pasang oleh panitia, 45 menit pertama kita menyaksikan dari Tribun atas melihat layar lebar, tapi babak ke 2 gw sama temen2 bisa masuk ke dlm tribun....Beeuughhhhh... ternyata View yg kita dapet Cakepppp banget.... suasana GBK ud sama persis spt di Olimpico Roma deh.... Eforia pendukung timnas dan atribut2 Merah Putih ada dimana-mana.

Walaupun hasil akhirnya kita menang 2-1 tp tetep ga bisa juara karna di leg I kita kalah 3-0,.
Akhirnya kita ketemuan di parkiran lagi sama temen2 gw, lalu kita cabut dari GBK untuk cari makan, kita putuskan makan di daerah sabang, gw makan nasi goreng ayam ama aqua aja deh.



kesan yang bangtoyip dapet dari nonton di GBK ini yaitu 'jangan pernah putus asa, selama masih bisa mencapainya, banyak yang mendukung anda! bangkitkan semangatmu! jangan mudah emosi dan tetap percaya diri dan saling mempercayai!'

buktikan Garuda tidak akan pernah hilang di dada kalian..!!!

Read More……

Selasa, 28 Desember 2010

Kopi Asin hangat


Kopi Asin hangat……

Seorang pria bertemu dengan seorang gadis di sebuah pesta, si gadis tampil luar biasa cantiknya, banyak lelaki yang mencoba mengejar si gadis. Si pria sebetulnya tampil biasa saja dan tak ada yang begitu memperhatikan dia, tapi pada saat pesta selesai dia memberanikan diri mengajak si gadis untuk sekedar mencari minuman hangat. Si gadis agak terkejut, tapi karena kesopanan si pria itu, si gadis mengiyakan ajakannya.



Dan mereka berdua akhirnya duduk di sebuah coffee shop, tapi si pria sangat gugup untuk berkata apa-apa dan si gadis mulai merasa tidak nyaman dan berkata, “Kita pulang aja yuk…?!?”.

Namun tiba-tiba si pria meminta sesuatu pada sang pramusaji, “Bisa minta garam buat kopi saya?” Semua orang yang mendengar memandang dengan ke arah si pria, aneh sekali! Wajahnya berubah merah, tapi tetap saja dia memasukkan garam tersebut ke dalam kopinya dan meminumnya.

Si gadis dengan penasaran bertanya, “Kenapa kamu bisa punya hobi seperti ini?” Si pria menjawab, “Ketika saya kecil, saya tinggal di daerah pantai dekat laut, saya suka bermain di laut, saya dapat merasakan rasanya laut, asin dan sedikit menggigit, sama seperti kopi asin ini.

Dan setiap saya minum kopi asin, saya selalu ingat masa kanak-kanak saya, ingat kampung halaman, saya sangat rindu kampung halaman saya, saya kangen orang tua saya yang masih tinggal di sana.” Begitu berkata kalimat terakhir, mata si pria mulai berkaca-kaca, dan si gadis sangat tersentuh akan perasaan tulus dari ucapan pria di hadapannya itu.

Si gadis berpikir bila seorang pria dapat bercerita bahwa ia rindu kampung halamannya, pasti pria itu mencintai rumahnya, perduli akan rumahnya dan mempunyai tanggung jawab terhadap rumahnya. Kemudian si gadis juga mulai berbicara, bercerita juga tentang kampung halamannya nun jauh di sana, masa kecilnya, dan keluarganya.

Suasana kaku langsung berubah menjadi sebuah perbincangan yang hangat juga akhirnya menjadi sebuah awal yang indah dalam cerita mereka berdua. Mereka akhirnya berpacaran. Si gadis akhirnya menemukan bahwa si pria itu adalah seorang lelaki yang dapat memenuhi segala permintaannya, dia sangat perhatian, berhati baik, hangat, sangat perduli … betul-betul seseorang yang sangat baik tapi si gadis hampir saja kehilangan seorang lelaki seperti itu! Untung ada kopi asin!

Kemudian cerita berlanjut seperti layaknya setiap cerita cinta yang indah, sang putri menikah dengan sang pangeran dan mereka hidup bahagia selamanya,dan setiap saat sang putri membuat kopi untuk sang pangeran, ia membubuhkan garam di dalamnya, karena ia tahu bahwa itulah yang disukai oleh pangerannya.

Setelah 40 tahun, si pria meninggal dunia, dan meninggalkan sebuah surat yang berkata, “Sayangku yang tercinta, mohon maafkan saya, maafkan kalau seumur hidupku adalah dusta belaka. Hanya sebuah kebohongan yang aku katakan padamu … tentang kopi asin.

Ingat sewaktu kita pertama kali jalan bersama? Saya sangat gugup waktu itu, sebenarnya saya ingin minta gula tapi malah berkata garam. Sulit sekali bagi saya untuk merubahnya karena kamu pasti akan tambah merasa tidak nyaman, jadi saya maju terus. Saya tak pernah terpikir bahwa hal itu ternyata menjadi awal komunikasi kita!

Saya mencoba untuk berkata sejujurnya selama ini, tapi saya terlalu takut melakukannya, karena saya telah berjanji untuk tidak membohongimu untuk suatu apapun. Sekarang saya sekarat, saya tidak takut apa-apa lagi jadi saya katakan padamu yang sejujurnya, saya tidak suka kopi asin, betul-betul aneh dan rasanya tidak enak.

Tapi saya selalu dapat kopi asin seumur hidupku sejak bertemu denganmu, dan saya tidak pernah sekalipun menyesal untuk segalasesuatu yang saya lakukan untukmu. Memilikimu adalah kebahagiaan terbesar dalam seluruh hidupku. Bila saya dapat hidup untuk kedua kalinya, saya tetap ingin bertemu kamu lagi dan memilikimu seumur hidupku, meskipun saya harus meminum kopi asin itu lagi. Air mata si gadis betul-betul membuat surat itu menjadi basah.

Kemudian hari bila ada seseorang yang bertanya padanya, apa rasanya minum kopi pakai garam? Si gadis pasti menjawab, rasanya manis.

Kadang anda merasa anda mengenal seseorang lebih baik dari orang lain, tapi hanya untuk menyadari bahwa pendapat anda tentang seseorang itu bukan seperti yang anda gambarkan. Sama seperti kejadian kopi asin tadi,… Tambahkan Cinta dan Kurangi Benci karena terkadang garam terasa lebih manis daripada gula

Read More……

Inflasi dan investasi


Bangtoyip ga bs bu2 nih, sambil nungguin Intel, tukang pukul, preman pasar, preman terminal yg gw sebar untuk cari tiket Final di Tribun hahahaha. Nah karna ud mau masuk tahun baru, sebagai org ekonomi ga ada salahnya kita analisa outlook 2011 ya….

Kita mulai dari inflasi dulu ya… apa sih itu Inflasi? Inflasi adalah kenaikan harga secara umum, atau inflasi dapat juga dikatakan sebagai penurunan daya beli uang. Makin tinggi kenaikan harga makin turun nilai uang. Nah menurut penerawangan bangtoyip nih, sepertinya tahun 2011 akan siap2 menghadapi liarnya inflasi. Terus gimana donk?????

Ada beberapa komponen atau indicator ekonomi yg harus kita perhatikan.
pastinya suku bunga ya yg akan naik perlahan tapi pasti untuk meredam inflasi. Dengan kenaikan suku bunga ini otomatis tanda2 awal ketidakstabilan ekonomi Indonesia. Hal ini akan membuat ‘Hot Money’ yg berada di SUN perlahan – lahan akan keluar dari pasar. Dampak yg akan terasa adalah nilai tukar rupiah thd dollar yg akan melemah alias dollar amrik akan naik. Pastinya BI ga akan tinggal diam donk, dengan cadangan devisa nya dia akan melakukan operasi pasar guna menjga dollar agar ga naik secara drastis.

Permasalahannya adalah hahahaha… disini ini yg berat, investasi gw gimana? Yg akan terasa langsung adalah surat utang dan obligasi, secara teori harga obligasi atau surat utang akan turun ketika suku bunga SBI naik.
Pasar sahan juga biasanya akan ikut panik karena sentiment negative, dana asing yg keluar dari Indonesia akan memberikan sinyal kondisi ekonomi mulai memburuk.

Lalu apa yg naik kl inflasi naik, jawabnya sih biasanya LM (logam mulia) soalnya sejarah Indonesia banyak masyarakat yg meragukan kepercayaan dalam memegang mata uang rupiah, sehingga banyak beli emas.

Jadi apa ya yg harus dipersiapkan dalam hal menanti kenaikan inflasi ini? Sudah barang tentu uang tunai yg bisa di investasikan ketika harga2 surat berharga turun. Gw jadi ingat teori investasi “buy low sell high” dan pribahasanya “what goes up must go down” yg artinya adalah apa yg naik akan turun demikian juga sebaliknya, terus lakukan diversifikasi investasi secara luas ke beberapa instrument lain.

Read More……

Senin, 27 Desember 2010

Kisah : Coca-cola Company

Mengembangkan sebuah mistik.
Coca-cola pertama kali dijual di Jacob’s Pharmacy di Atlanta, Georgia, pada 1886, bertepatan dengan berubahnya daerah ini menjadi daerah kering. Minuman ini tidak langsung laris, meskipun kokain sungguhan yang terkandung di dalamnya memberikan kesegaran instan pada konsumennya. Minuman itu dijual 5 sen per gelas (satu dolar saat ini). Pada masa-masa awal, penjualan Coca-cola terbanyak adalaha 13 gelas sehari, sangat jauh dari jumlah penjualan saat ini sebesar 12.600 kemasan Coca-cola setiap detik.

Menurut legenda, dokter, ahli farmasi, dan calon pengusaha John Pemberton membuat ramuan Coca-cola di laboratorium bersahaja miliknya di Atlanta. Resep tersebut menyertakan daun koka untuk menghasilkan kokain, biji koka yang ditambahkan dengan daun teh layu untuk efek kafeinnya, gula untuk menutup rasa pahit dan sedikit alkohol. Sejak awal, minuman ini dijual sebagai obat maupun sebagai minuman penyegar. Pada masa tersebut, segala jenis tonik dan ramuan tersedia di toko. Minuman-minuman menguntungkan ini membuat banyak orang kaya-raya, dan Pemberton ingin menjadi bagiannya.

Pada tahun pertama, penjualan Coca-cola hanya menghasilkan 50 dolar AS dengan biaya pemasaran dan pengiklanan sampai 73,96 dolar AS. Pemberton tahu dia memiliki produk yang baik namun tidak berbakat dalam pemasaran. Penjualan sedikit, karena dijual secara lokal. Jadi ia mulai melakukan berbagai perjanjian untuk membantu pendanaan bisnisnya. Dia menderita kanker dan kecanduan morfin. Pada awal 1888, Asa Griggs Candler, seorang ahli farmasi ambisius, membeli saham Coca-cola seharga 1.200 dolar AS.

Pada Agustus 1888, Pemberton meninggal dalam usia 55 tahun dan Candler membeli sisa kepemilikan perusahaan senilai 2.300 dolar AS. Tahun 1892, Candler dan sebuah konsorsium membangun Coca-cola company. Candler tahu bahwa ia memiliki produk yang hebat dan memutuskan untuk menerapkan strategi pemasaran yang agresif. Ia mendaftarkan logo Coca-cola, mulai menawarkan sampel dan mengembangkan serangkaian produk bermerek yang memasang logo Coca-cola. Dia juga melakukan investasi gila-gilaan dalam pengiklanan. Strategi iklan “orang-oranga keren” ini berlanjut sampai sekarang dengan menghabiskan 1 miliar dolar AS per tahun.

Strategi Candler berhasil dan pada 1895, berdirilah pabrik sirup Coca-cola di Chicago, Dallas dan Los Angeles, serta minuman itu tersedia di semua negara bagian AS. Sirup Coca-cola dicampur dengan air soda di toko-toko minuman. Pada masa itu juga, pengusaha Mississippi Joseph Biedenharn menjadi orang pertama yang memasukan Coca-cola ke dalam botol. Tapi Candler tidak tertarik dengan konsep pembotolan Coca-cola, dan Biedenharn membatasi ide pembotolan ini hanya di wilayah penjualannya serta akhirnya ia tidak pernah menyadari potensi upayanya ini.

Pada 1899, Candler menyepakati bahwa Benjamin Thomas dan Josephe Whitehead akan membeli sirup Coca-cola seharga satu dolar AS per galon dan merekalah yang akan melakukan pembotolan. Perjanjian ini merupakan awal dari ekspansi serius Coca-cola Company, berdasarkan pengapalan sirup tersebut ke pabrik-pabrik pembotolan, mengontrol periklanan dan pemasaran, serta menjaga merek. Menurut ahli sejarah Coca-cola, perjanjian ini merugikan perusahaan, karena Candler tidak menyadari potensi hak membotolkan dan menyerahkannya begitu saja, serta membuahkan banyak konflik dan gugatan hukum selama bertahun-tahun.

Candler masih tetap menjadi orang yang kaya-raya. Namun pada 1916, ia sangat terpukul mengetahui istrinya menderita kanker payudara. Ia menolak tawaran untuk menjual perusahaannya seharga 25 juta dolar AS, dan memutuskan untuk mewariskan perusahaan tersebut kepada anak-anaknya yang kemudian menjual perusahaan tersebut 3 tahun kemudian dengan harga yang sama kepada Ernest Woodruff, seorang pemilik bank yang bereputasi buruk. Woodruff terus memimpin perusahaan selama 32 tahun. The Coca-cola Company kini menjual produknya si lebih dari 200 negara, dengan penjualan pada 2006 mencapai 24 miliar dolar AS.

Read More……

Reksadana : Apakah Merupakan Investasi yang Bebas Resiko?

Seorang teman yang awam tentang investasi pernah bertanya pada saya “Apakah investasi di reksadana bebas resiko dan pasti memberikan return diatas deposito? Kalau iya, saya akan menginvestasikan seluruh deposito saya saat ini kedalam reksadana”. Sejenak saya berpikir untuk menjawab pertanyaan ini.

Untuk menjawab pertanyaan ini, kita perlu mengetahui terlebih dahulu apa reksadana itu dan jenis-jenisnya apa saja. Karena jenis reksadana juga menentukan tingkat resiko yang ada di dalamnya.

Jenis – Jenis Reksadana

Reksadana (mutual fund) sederhananya adalah anda menyerahkan dana anda untuk dikelola oleh manajer investasi. Pihak manajer investasi akan mendapatkan fee atas pengelolaannya, sedangkan investor akan mendapatkan capital gain atas investasi tersebut.

Saat ini sudah banyak tersedia berbagai macam produk reksadana di pasaran. Untuk jenis dan karakter resiko yang ada di dalamnya, kita akan membahas satu per satu.

1. Reksadana Pasar Uang / Money Market Fund

Pada jenis reksadana ini, dana diinvestasikan pada instrumen yang bersifat utang dengan jangka waktu jatuh tempo yang pendek, umumnya kurang dari setahun. Reksa Dana jenis ini harus melakukan alokasi investasi sekurang-kurangnya 80% dari aktivanya dalam bentuk Efek bersifat utang. Contoh instrumen investasinya adalah : Sertifikat Bank Indonesia (SBI), deposito, atau obligasi yang akan jatuh tempo kurang dari satu tahun.

Oleh karena diinvestasikan pada pasar uang, tingkat return yang ditawarkan pada reksadana pasar uang umumnya hanya sedikit berada diatas bunga deposito. Kalau begitu, apa bedanya dengan deposito? Dalam reksadana pasar uang ini, tingkat bunga yang ditawarkan tetap diatas bunga deposito umumnya. Karena selain diinvestasikan pada deposito, dana pada reksadana ini juga diinvestasikan pada obligasi yang jatuh tempo kurang dari setahun dan SBI. Tentu obligasi dan SBI memberikan bunga diatas deposito.

Selain itu, besarnya tingkat bunga deposito orang pribadi dengan dana kecil berbeda dengan manajer investasi dengan dana yang besar. Pihak bank biasanya akan memberikan bunga yang lebih tinggi terhadap deposito dengan dana yang besar. Dengan kata lain, pihak manajer investasi dengan bank bisa menegosiasikan tingkat bunga deposito yang menguntungkan deposan.


2. Reksadana Pendapatan Tetap / Fixed Income Fund

Pada dasarnya, jenis reksadana ini hampir mirip dengan reksadana pasar uang, yaitu dana investor akan diinvestasikan pada efek yang bersifat utang (debt). Namun dalam reksadana pendapatan tetap, efek utang yang diinvestasikan adalah berjangka waktu lebih dari satu tahun dengan alokasi minimal 80%.

Manajer investasi akan menggunakan dana untuk membeli obligasi yang dikeluarkan oleh perusahaan atau negara. Dana yang diinvestasikan tersebut akan memperoleh bunga (interest) yang teratur setiap jangka waktu tertentu. Dan saat obligasi tersebut jatuh tempo, pokok dari dana yang diinvestasikan tersebut akan dikembalikan.

Oleh karena portofolio investasinya sebagian besar adalah obligasi, maka jenis reksadana ini mempunya resiko yang sedang atau moderat. Suku bunga pasar, atau BI rate yang berlaku, sangat menentukan tingkat pengembalian pada jenis reksadana ini. Pada saat bunga naik, harga obligasi, yang mengambil alokasi terbesar portofolio investasi reksadana pendapatan tetap, akan turun. Akibatnya, keuntungan reksa-dana pendapatan tetap juga akan ikut menurun. Sebaliknya pada saat suku bunga menurun, harga obligasi justru akan terkerek naik. Akibatnya, tingkat pengembalian jenis reksadana ini juga akan meningkat.

3. Reksadana Campuran / Discretionary Fund

Seperti namanya, dalam reksadana ini manajer investasi akan mencampur investasi dalam efek utang, pasar uang, serta saham. Adapun alokasi atau porsi dari besarnya penempatan dana yang akan diinvestasikan pada masing-masing instrumen akan ditetapkan oleh manajer investasi. Porsi alokasi dana tersebut akan dijelaskan dalam prospektus.

Tingkat pengembalian dan resiko pada jenis reksadana ini akan berbeda-beda, tergantung porsi alokasi penempatan dananya. Semakin besar persentase alokasi dalam saham, maka akan semakin besar peluang mendapatkan return yang tinggi, tentu sejalan juga dengan resikonya yang semakin besar.

4. Reksadana Terproteksi / Protected Fund

Reksa dana terproteksi saat ini merupakan termasuk salah satu tipe reksa dana yang cukup populer dalam keadaan pasar yang tidak pasti seperti saat ini. Para investor kebanyakan memilih reksa dana tipe ini karena memang relatif lebih aman dibandingkan reksa dana tipe lain. Reksadana ini memang menawarkan resiko yang relatif lebih kecil dengan potensi return yang lebih besar.

Reksa Dana Terproteksi adalah reksa dana yang selain memberikan potensi tingkat pengembalian, juga bertujuan untuk memberikan proteksi investasi pada saat jatuh tempo melalui mekanisme investasi dalam reksa dana tersebut. Proteksi itu timbul bukan karena ada pihak ketiga yang memberikan proteksi, melainkan karena reksa dana tersebut berinvestasi pada instrumen tertentu yang bersifat aman.

Reksa Dana terproteksi umumnya berinvestasi pada obligasi untuk dapat memberikan proteksi atas investasi awal. Hal tersebut dilakukan karena harga obligasi pada saat jatuh tempo akan kembali kepada par nya. Dengan adanya kepastian harga tersebut dan memperhitungkan jumlah kupon yang akan diterima sebelum obligasi jatuh tempo, manajer investasi dapat menghitung berapa jumlah obligasi yang harus dibeli pada saat awal supaya pada saat jatuh tempo nanti uang yang diterima dari hasil pelunasan obligasi beserta seluruh kuponnya akan sanggup menutupi nilai investasi awal. Sisa dana yang tidak dibelikan obligasi dapat digunakan untuk menutup biaya-biaya dan juga bisa dibelikan tambahan obligasi atau instrumen investasi lain yang dapat memberikan potensi return.

5. Reksadana Syariah / Syaria Fund

Dalam reksadana jenis ini, dana diinvestasikan pada efek-efek yang memenuhi ketentuan syariah. Saham yang terkandung dalam reksadana akan disaring dan dipilih oleh manajer investasi. Karena tidak semua saham yang ada di bursa itu memenuhi syarat atau kriteria syariah. Oleh sebab itu, manajer investasi harus melakukan screening dan filtering.

Screening adalah memilih saham dari perusahaan yang bergerak dalam bisnis tertentu. Perusahaan dilarang bergerak dalam bisnis yang tidak sesuai dengan prinsip syariah, misalnya :

-Perusahaan jasa keuangan yang memberikan bunga kepada nasabah
-Perusahaan yang menjual alkohol, daging babi, atau komoditas haram lainnya
-Perusahaan yang bergerak dalam bidang perjudian atau night club

Filtering adalah melihat rasio atas jumlah penggunaan utang yang dilakukan oleh perusahaan tersebut. Filter dilakukan terhadap rasio dari jumlah total hutang perusahaan terhadap total nilai saham perusahaan tersebut.

Manajer Investasi harus terus memantau kondisi dari perusahaan yang sahamnya dimasukkan dalam portofolio reksadana syariah tersebut. Bila rasio hutang sudah melewati batas yang diperbolehkan, maka manajer investasi harus segera menjual saham tersebut dan mengganti dengan saham lain yang memenuhi kriteria.

6. Reksadana Indeks / Index Fund

Indeks merupakan nilai yang digunakan untuk mengukur kinerja suatu efek tertentu yang tercatat di bursa. Untuk Bursa Efek Indonesia, misalnya dikenal ada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), LQ45, dan Jakarta Islamic Index (JII).

Dalam reksadana indeks, manajer investasi memasukkan dana ke seluruh saham yang menjadi komponen dari indeks tersebut sesuai dengan porsinya masing-masing dalam pengukuran indeks. Prinsip yang dipergunakan disini adalah indexing, yang merupakan bentuk diversifikasi yang paling sempurna. Secara teori, memang diversifikasi sempurna mengikuti suatu indeks tertentu itu memungkinkan. Namun dalam prakteknya, manajer investasi harus tetap melakukan beberapa penyesuaian terhadap indeks dalam penempatan portofolionya.

Karena tinggal mengikuti indeks acuan, manajer investasi tak perlu bekerja keras dalam mengelola reksadana jenis ini. Yang penting, paham bobot masing-masing saham anggota indeks yang menjadi acuan dan menyusun portofolio yang komposisinya mirip dengan bobot masing-masing saham tersebut. Pengelola dana juga tidak perlu melakukan jual-beli saham harian, karena hanya perlu membeli atau menjual saham jika ada investor baru masuk, investor keluar, atau jika bobot suatu saham di dalam indeks berubah. Strategi seperti ini disebut passive investment strategy atau strategi investasi pasif. Karena strateginya pasif, umumnya, biaya pengelolaan reksadana indeks sangat rendah.

Karena tingkat keuntungannya fluktuatif, reksadana indeks ini termasuk jenis reksadana yang mengandung risiko tinggi. Risikonya di atas risiko reksadana campuran, pendapatan tetap, pasar uang, maupun reksadana terproteksi. Tapi, risiko reksadana indeks masih sedikit lebih rendah dibanding reksadana saham. Sebab umumnya, komposisi portofolio reksadana indeks lebih menyebar dibandingkan dengan reksadana saham. Investasi dalam reksadana indeks cocok untuk investor jangka panjang. Sebab, dalam jangka panjang, suatu indeks saham kemungkinan besar akan naik.

7. Reksadana Saham / Equity Funds

Reksadana ini merupakan yang paling agresif diantara seluruh reksadana yang ada. Manajer Investasi akan menanamkan sebagian besar dana ke dalam efek saham. Sisanya bisa diinvestasikan ke dalam instrumen-instrumen investasi pendapatan tetap dan pasar uang.Dana tersebut akan mendapatkan dividend an capital gain jika harga jual diatas harga pembelian.

Sama seperti reksadana indeks, reksadana ini juga mempunyai potensi resiko yang besar. Hanya saja, fluktuasi harga saham dapat dihindari dengan bebas keluar dan masuk dari pasar dengan bebas.


8. Exchange Traded Fund (ETF)

ETF atau Exchange Traded Fund secara sederhana dapat diartikan sebagai Reksa Dana yang diperdagangkan di Bursa. Seperti halnya reksa dana, ETF merupakan Kontrak Investasi Kolektif (KIK) dimana unit penyertaan dicatatkan dan diperdagangkan di bursa seperti halnya saham. Seperti halnya reksa dana konvensional, dalam EFT terdapat pula manajer investasi dan bank kustodian.

Salah satu contoh reksa dana ETF adalah LQ-45. Meskipun harga ETF bisa langsung dapat diketahui saat dibeli dan pembeliannya dilakukan pada saat bursa (tidak melalui MI) tetapi bukan berarti ETF itu saham, ETF berbeda dengan saham, ETF ini memiliki prinsip diversifikasi yang sama dengan reksa dana.

Secara profil resiko, ETF hampir sama dengan reksadana saham karena komponen pengisi portofolio adalah sama. Namun, ETF mempunyai beberapa kelebihan dibandingkan dengan reksadana biasa. Salah satu kelebihannya adalah masalah likuiditas. ETF dapat dengan mudah dijual di market melalui bursa efek.


Kesimpulan

Pada hakikatnya, tidak ada instrumen investasi yang bebas 100% dari resiko. Walaupun dalam ilmu keuangan, dikenal ada istilah risk free yaitu tingkat pengembalian yang bebas dari resiko. Contoh instrumen yang dikatakan bebas resiko misalnya adalah surat utang negara, misalnya Obligasi Ritel Indonesia (ORI) dan Sukuk Ritel.

Sebenarnya instrumen ini juga tidak benar-benar bebas dari resiko, sekalipun memang dijamin oleh negara. Bukankah suatu negara tetap punya peluang untuk bangkrut? Hal itu tetap saja bisa terjadi. Jika kita misalkan terjadi perang yang berkepanjangan dalam suatu negara. Bukan tidak mungkin pemerintah tidak sanggup membayar utang-utangnya.

Bahkan jika anda mungkin kembali ke cara penyimpanan dana yang paling konvensional dengan menaruh uang di bawah bantal atau didalam celengan ayam, tetap ada resiko di dalamnya. Bukankah ada juga peluang bahwa uang anda tersebut dicuri oleh maling? Resiko lain yang paling logis adalah inflasi. Nilai riil dari uang anda akan tergerogoti oleh inflasi.

Dasar dari investasi inilah yang tidak disadari oleh nasabah century yang membeli produk reksadana dari Antaboga.. Sekalipun dana tersebut lenyap karena dicuri oleh pemilik perusahaan, bukankah itu merupakan bagian dari resiko investasi juga? Oleh karena itu, investor seharusnya tidak berhak memaksa pemerintah untuk mengganti dana nasabah yang diinvestasikan di reksadana tersebut.

Jadi, kita sudah dapat membuat kesimpulan bahwa sebenarnya tidak ada investasi yang benar-benar bebas dari resiko, termasuk di dalamnya reksadana dan deposito. Bahkan dengan tidak berinvestasi sama sekali, kita tetap menghadapi resiko inflasi.

Pertanyaan berikutnya “Apakah reksadana pasti memberikan keuntungan diatas deposito?”. Kalau dikatakan pasti, mungkin kita akan menjawab tidak. Namun berdasarkan rata-rata kinerja manajer investasi, semua jenis reksadana mampu memberikan tingkat pengembalian diatas deposito. Dan seberapa besar diatas deposito, itu tergantung jenis reksadana yang anda pilih. Jika anda memilih reksadana pasar uang, tingkat pengembaliannya mungkin hanya sedikit diatas bunga deposito. Namun jika anda memilih reksadana saham, tingkat pengembaliaannya mungkin akan jauh diatas bunga deposito. Tentu resikonya semakin besar juga. Ingat bahwa credo dasar dari investasi adalah “high risk high return”!

Read More……